Editorial Edisi 11

Era gegar gender, era kebangkitan perempuan. Itulah sebutan Noami Wolf, seorang feminis Amerika untuk abad 20. Gaung kebangkitan itu terus berkembang hingga sekarang. Di berbagai belahan dunia, perempuan mulai bangkit mempertanyakan dan menggugat dominasi dan ketidakadilan yang terjadi di dalam sistem patriarkhi. Tidak terkecuali di Indonesia.
Aktivis-aktivis perempuan Indonesia seperti tidak kenal lelah berjuang. Dalam setiap perjuangan itu tentunya tidak hanya suka yang dialami, tetapi juga duka. Perihal Suka Duka Aktivis Perempuan itu juga yang Pro:aktif angkat sebagai tema edisi 11 ini. Pada rubrik Profil diangkat Nenek Della, seoarang pemimpin kampung di Jakarta, yang merupakan sosok aktivis perempuan yang tak tunduk pada usia, tak takluk pada hidup. Pada Masalah Kita, menampilkan Satu Episode Sedih Romantisme Aktivis Perempuan yang ditulis oleh teman aktivis perempuan dari Aceh, Yusmadaniar. Masih dari Aceh, Tabrani Yunis, Direktur CCDE Banda Aceh, menulis untuk opini berjudul Lelaki Aktivis Perempuan.
Pada rubrik Pikir, diulas tentang peran ganda perempuan di bawah judul tulisan Multi Beban atau Multi Peran: Ketidakadilan atau Anugerah?. Masih berhubungan dengan peran ganda perempuan, pada rubrik Tips, akan diulas bagaimana Sukses di Rumah dan di (Ber)kegiatan. Sementara untuk Media, diangkat dua jenis media yang tentunya berhubungan dengan perempuan; resensi film produksi GROOTs International yang berjudul From Disaster To Creativity (Dari Bencana Menuju Kreativitas) dan resensi buletin POTRET terbitan CCDE Banda Aceh. Dari Jalan-Jalan, mengulas Balai Perempuan yang dikembangkan oleh FSWW (The Foundation for the Support of Women's Work) sebuah LSM yang memperjuangkan perempuan di Turki.
Untuk mengetahui kegiatan-kegiatan KAIL, Jangan lewatkan Bagi-Bagi Cerita dan Info Kegiatan. Oh ya, pada Info Associates, Anda akan berkenalan dengan dua associates dan dua staff baru KAIL, plus penawaran menarik dari KAIL. Sudah penasaran mau lihat penawaran apa ya??? Eit tunggu dulu, masih ada satu rubrik lagi yaitu si bontot alias new comer, yaitu rubrik Wawancara. Pada rubrik ini, akan disajikan hasil wawancara dengan beberapa aktivis seputar tema yang dipilih. Untuk edisi kali ini diangkat hasil wawancara tiga aktivis perempuan dengan tema Ketika Aktivis Perempuan Menjatuhkan Pilihan.
Silahkan mulai membaca dari artikel manapun. Bebas!
Selamat Membaca,
Redaksi

No comments:

Post a Comment

Silakan berikan tanggapan di sini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...