[TIPS] Tips Memilih Hobi untuk Aktivis

Oleh: Any Sulistyowati

Kesukaan berkebun bisa dibangun sejak anak-anak
Menurut Wikipedia, hobi adalah kegiatan yang dilakukan secara rutin untuk memberikan kesenangan di waktu luang. Yang termasuk di dalam hobi antara lain adalah mengumpulkan benda-benda koleksi, terlibat dalam kegiatan kreatif, seni, olah raga atau melakukan kesenangan lainnya. Setelah melakukan hobi, seseorang akan mencapai keterampilan terkait dengan hobi tersebut. Banyak orang sudah memiliki hobi sejak masa kanak-kanak. Hobi ini dapat terus berlanjut, berubah seiring dengan semakin variatifnya jenis kegiatan yang diketahui seseorang, atau justru terhenti karena semakin sedikit waktu luang yang dimiliki.

Biasanya memang, makin bertambah usia, semakin sedikit waktu luang yang dimiliki seseorang. Hal ini terus berlanjut sampai pensiun. Ketika itu terjadi, waktu luang menjadi tiba-tiba begitu banyak, sementara mungkin kawan-kawan kita mulai sedikit karena mungkin sudah punya kesibukan sendiri, tinggal di tempat yang jauh atau bahkan sudah meninggal dunia. Pilihan hobi yang dapat dipilih juga makin terbatas, sementara kemampuan kita untuk mempelajari sesuatu yang baru juga sudah mulai berkurang.

Inilah dilemanya. Ketika masih muda, begitu banyak tuntutan atau godaan untuk melakukan banyak hal. Waktu terbanyak biasanya habis untuk bekerja. Waktu luang yang tersisapun kadang sudah habis untuk berbagai acara keluarga atau berbagai kegiatan sosial. Waktu untuk diri sendiri, apalagi sekedar untuk bersenang-senang menjadi semakin langka. Hidup menjadi begitu serius. Berbagai bentuk stres atau tekanan batin pun mulai menghampiri. Seringkali bahkan ditambah dengan berbagai penyakit fisik maupun psikosomatis.

Asumsi dari pola hidup di atas adalah, sebagaimana pepatah, berakit-rakit dahulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Tetapi apakah memang hidup harus demikian? Haruskah kita mengorbankan masa kini, untuk memperoleh kebahagiaan di masa yang akan datang? Tidak bisakah kita berbahagia mulai dari saat ini dan juga nanti? Hidup seperti apakah yang betul-betul kita inginkan? Apakah memang harus mengorbankan diri dulu untuk kebahagiaan kita di masa depan? Jawabannya: belum tentu.

Di manakah posisi hobi? Hobi membantu kita untuk mengurangi stres, membuat kita santai sejenak dari rutinitas hidup kita yang serius ke sesuatu yang membuat kita senang atau memiliki perasaan positif lainnya. Jeda ini membuat otak kita jernih dan segar serta siap kembali mengerjakan rutinitas dengan tingkat energi yang baru yang lebih tinggi dari sebelumnya. Apabila dihitung, kegiatan hobi memang mungkin akan mengurangi waktu bekerja kita. Tetapi pengurangan waktu ini belum tentu akan mengurangi kinerja kita. Meskipun secara total, jam kerja kita berkurang, bisa jadi dengan memberi jeda untuk melakukan hobi, efektivitas kerja kita semakin meningkat. Dengan demikian justru kita menjadi semakin produktif dan menghasilkan lebih banyak hal dalam waktu kerja yang semakin pendek.

Bagaimana dengan aktivis? Kerja-kerja aktivis biasanya merupakan kerja jangka panjang yang membutuhkan pemikiran dan kerja keras untuk membuat perubahan dunia ke arah yang lebih baik. Di dalam kerja semacam itu, tentu ada banyak tantangan yang dihadapi. Tantangan-tantangan ini potensial memberikan tekanan batin pada para aktivis. Untuk itu mereka perlu memperkuat mental dan fisik mereka. Salah satu caranya adalah dengan mengatur waktu mereka. Di antara waktu-waktu produktif mereka, mereka perlu meluangkan waktu untuk mengisi baterai energi mereka. Salah satu caranya adalah dengan meluangkan waktu untuk melakukan hobi.

Mewarnai_contoh hobi untuk mengurangi stress
Hobi apa yang cocok untuk para aktivis? Ada banyak sekali jenis kegiatan hobi yang dapat dipilih oleh para aktivis. Apapun kegiatan yang dipilih, berikut ini adalah hal-hal yang mungkin perlu dipertimbangkan sebelum memilih hobi.

1. Tentukan tujuan
Sebelum memilih hobi, tentukan dahulu apa tujuan melakukan hobi tersebut. Hal-hal penting apa yang ingin dicapai dari hobi tersebut. Ada orang yang melakukan hobi untuk bersenang-senang. Ada yang ingin mencari selingan atau menyegarkan pikiran dan tenaga dari kepenatan rutinitas kerja. Ada pula yang melakukan hobi untuk mendapatkan kawan baru, ketrampilan baru atau suasana baru. Apapun tujuan melakukan hobi, tuliskanlah.

2. Pilih kegiatan yang disukai
Setelah menuliskan tujuan, tulislah daftar kegiatan yang dapat dipilih sebagai hobi yang memenuhi syarat untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satu hal penting yang membuat pelaksanaan hobi berjalan lancar dan bertahan dalam waktu panjang adalah kecintaan pada hobi tersebut. Jika kita menyukai kegiatan tersebut, kita cenderung ingin melakukannya kembali. Karena itulah sebuah kriteria penting yang perlu diperhatikan ketika menuliskan daftar kegiatan tersebut adalah kesukaan atau kegemaran kita. Kegiatan-kegiatan apa yang akan membuat kita bahagia? Kegiatan apa yang jika dilakukan akan membuat semangat dan segar kembali? Kegiatan-kegiatan itu bisa jadi berhubungan dengan kegiatan rutin , tetapi bisa jadi sama sekali tidak berhubungan. Apapun itu, pastikan kegiatan yang dipilih benar-benar disukai.

3. Rasakan manfaat hobi
Selain kegemaran, hal lain yang membuat seseorang bertahan dalam melakukan hobi adalah manfaat yang didapatkan dari hobi tersebut. Manfaat ini bisa saja telah dituliskan ketika menetapkan tujuan; tetapi bisa jadi manfaat ini baru disadari dan dirasakan setelah hobi tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Semakin banyak manfaat yang didapatkan dari hobi, semakin besar motivasi untuk melanjutkan hobi tersebut. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan panduan ketika mencari manfaat dari hobi. Apakah hobi tersebut akan meningkatkan kualitas hidup kita? Jika ya, kualitas hidup apa yang bertambah dengan melakukan hobi tersebut? Atau apakah hobi tersebut justru mengurangi kualitas hidup kita? Jika ya, kualitas hidup apa yang hilang dari pelaksanaan hobi tersebut? Adakah hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut? Apakah hobi tersebut akan meningkatkan kualitas alam? Dengan cara apa? Atau apakah justru merusak alam? Bagaimana hal ini dapat dicegah? Adakah cara lain untuk melakukan hobi tetapi dengan cara yang tidak merusak alam? Apakah hobi tersebut akan membuat kualitas hubungan dengan orang-orang penting dalam hidup kita menjadi lebih baik? Adakah hubungan baru yang dapat dibangun dari hobi tersebut? Hubungan macam apa yang dapat ditingkatkan dengan pelaksanaan hobi tersebut? Atau apakah justru sebaliknya, hobi tersebut makin menjauhkan kita dari banyak orang yang kita cintai? Jika ya, bagaimana cara mengantisipasinya? Buatlah jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas dan tuliskan semua hal positif yang didapatkan dari hobi tersebut di dalam daftar manfaat hobi. Periksalah apakah manfaat tersebut benar-benar dirasakan setiap kali melakukan hobi tersebut? Jika, ya, jadikan hal itu sumber motivasi untuk melakukan hobi tersebut.

4. Perhatikan ketersediaan waktu
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih hobi adalah ketersediaan waktu. Banyak orang memulai hobi, tetapi kemudian berhenti karena tidak memiliki waktu untuk melakukan hobi tersebut. Untuk itu alokasi waktu untuk hobi menjadi penting. Jangan sampai karena alokasi waktunya kurang, hobi tersebut dijalankan dengan tidak tuntas yang berujung pada kekecewaan atau frustrasi. Jika ini terjadi, tujuan hobi untuk mencari kesenangan tentu tidak tercapai. Sebagai bahan awal untuk berpikir, sebelum memulai sebuah hobi, daftar pertanyaan berikut mungkin dapat membantu. Sejauh mana hobi tersebut penting untuk kita? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan hobi tersebut? Apakah kita benar-benar memiliki waktu yang dibutuhkan? Apa resikonya jika waktu tersebut tidak tersedia? Berapa banyak waktu yang benar-benar dapat dialokasikan untuk hobi tersebut? Bagaimana cara kita memastikan bahwa waktu untuk hobi tersebut tersedia? Adakah waktu untuk hal-hal lain yang harus dikurangi atau dibuat lebih efisien? Adakah waktu untuk hal-hal penting lain yang dapat digabung dengan waktu untuk hobi kita? Apakah kita benar-benar dapat menikmati hobi di waktu-waktu yang kita sediakan?

Agar pertanyaan-pertanyaan di atas dapat dijawab dengan baik, pertama-tama kita perlu mengenali struktur penggunaan waktu kita sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat daftar penggunaan waktu kita setiap hari. Kemudian, perhatikan kebutuhan waktu untuk hobi yang kita pilih. Pikirkan bagaimana waktu untuk hobi dapat kita masukkan ke dalam jadwal tersebut. Pahami kapan dan seberapa sering hobi tersebut harus dilakukan. Ada jenis-jenis hobi yang fleksibel kebutuhan waktunya, ada pula yang harus dilakukan di waktu-waktu tertentu. Contoh jenis hobi dengan kebutuhan waktu fleksibel adalah mengumpulkan benda koleksi, membuat kue atau berkebun. Untuk kegiatan-kegiatan tersebut, kita dapat mengatur waktu kita sendiri. Sebaliknya ada pula hobi yang harus dilakukan pada waktu tertentu, misalnya menonton sepak bola, atau mengikuti kelas tari salsa. Untuk jenis hobi yang kedua ini, tidak ada jalan lain kecuali menyediakan waktu sesuai dengan jadwal kegiatan yang sudah ada. Untuk hobi jenis ini, kita perlu melakukan pengaturan jadwal. Pada waktu yang dibutuhkan untuk melakukan hobi, adakah kegiatan-kegiatan lain yang sudah dijadwalkan pada waktu tersebut? Kegiatan-kegiatan tersebut mungkin dapat kita pindahkan ke jadwal yang lain atau sebaliknya kita perlu memeriksa apakah pelaksanaan hobi tersebut bisa dipindahkan ke waktu yang lain.

5. Sediakan sumber daya
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih hobi adalah ketersediaan sumber daya. Yang dimaksud dengan sumber daya di sini adalah uang dan barang yang harus disediakan untuk melakukan hobi tersebut. Apakah hobi tersebut menghasilkan uang? Atau justru menghabiskan uang? Dapatkah hobi tersebut dibiayai? Apakah kita memiliki uang tersebut? Atau apakah kita harus berhutang? Apakah hobi tersebut harus dibiayai terus menerus secara rutin? Atau cukup sekali investasi? Bagaimana kita akan membiayainya? Hal-hal tersebut perlu dipertimbangkan sebelum kita memutuskan memilih hobi tertentu. Jangan sampai setelah mengeluarkan uang banyak untuk dana awal hobi, ternyata kemudian hobi tersebut tidak dapat berlanjut. Apakah kebutuhan akan uang untuk membiayai hobi dapat digantikan dengan sumber daya lain? Jika ada benda hanya harus dibeli, apakah kita dapat menggunakan bahan bekas? Atau apakah kita dapat memperolehnya secara gratis dari orang lain? Atau apakah kita dapat berbagi biaya atau barang yang dibutuhkan dengan kawan-kawan?

6. Ajaklah kawan untuk melakukan hobi bersama
Hal terakhir yang perlu diperhatikan ketika memilih hobi adalah bersama siapa kita dapat melakukannya. Tergantung dari jenis hobinya, ada kegiatan-kegiatan yang lebih cocok dilakukan sendiri dan ada kegiatan-kegiatan yang cocok dilakukan bersama kawan. Untuk hobi yang cocok dikerjakan bersama, tentu akan sangat menyenangkan apabila dilakukan bersama dengan orang-orang yang kita sukai. Orang-orang ini belum tentu keluarga dekat atau teman sekantor, tetapi bisa jadi kawan bermain sejak kecil, atau kawan baru atau sahabat yang terasa sehati ketika membahas hobi tersebut. Bersama mereka, kita bisa lebih bersemangat dan senang melakukan hobi tersebut. Sebaliknya, diharapkan kualitas hubungan dengan mereka bisa lebih baik dengan pelaksanaan hobi tersebut bersama-sama.

Berkebun_salah satu pilihan hobi untuk aktivis
Itulah beberapa tips dalam memilih hobi. Kita bisa memutuskan, mulai memiliki hobi dari sekarang atau menunggu sampai tua nanti. Kita bertanggung jawab pada pilihan hidup kita sendiri. Kehidupan kita di masa mendatang akan tergantung dari apa yang kita lakukan saat ini. Semoga dengan hobi, hidup kita bisa lebih menyenangkan dan membahagiakan. Dan itu menjadi salah satu sumber energi untuk melakukan karya-karya yang luar biasa sebagai aktivis.

***

No comments:

Post a Comment

Silakan berikan tanggapan di sini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...