[TIPS] Makanan Sehat, Badan Sehat

Penulis: Melly Amalia

Saat ini gempuran makanan dari berbagai macam bahan pangan dan olahannya sudah semakin banyak. Slogan makanan sehat sepertinya hanya iming-iming belaka, dan yang lebih dipentingkan adalah rasa makanan tersebut yang lezat. Padahal kalau kita mengkonsumsi makanan yang sehat, akan mempengaruhi kesehatan kita pula. Kalau kita mengkonsumsi makanan sehat, maka berpotensi menjadikan badan sehat. Makanan sehat belum tentu 4 sehat 5 sempurna, tapi kandungan yang ada dalam makanan sehat tersebut kaya akan nutrisi dan bebas dari toksin, bakteri dan bibit penyakit. Makanan sehat memiliki kandungan gizi, kaya serat dan zat yang dibutuhkan oleh tubuh (karbohidrat, vitamin, protein, mineral dan air). Kita perlu lebih cermat dalam memilih bahan makanan dan mengolahnya, sehingga resiko penyakit yang ditimbulkan bisa diminimalisir.
  
Berikut panduan dalam memilih makanan sehat :
Bahan organik. Bahan makanan organik adalah salah satu pilihan terbaik dan sehat, karena proses olahannya tidak menggunakan bahan kimia seperti pestisida. Memang harga pasaran bahan organik lebih mahal dibanding yang biasa, tapi dari segi kualitas bahan organik lebih sehat dan segar. Bila kita belum bisa menjangkau bahan organik, perlu lebih hati-hati dalam memilih makanan atau paling tidak dalam proses mengolahnya agar tidak terpapar pestisida, seperti mencuci sayuran di bawah air mengalir, mengkonsumsi berbagai variasi makanan, dll.

Banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Sayur dan buah-buahan banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti antioksidan dan folat. Sebaiknya sediakan selalu sayuran dan buah-buahan dalam keadaan segar. Pilih sayuran terutama daun-daunan dan kacang-kacangan serta variasi sayuran aneka warna dan jenis.



Bebas dari zat aditif, pengawet dan pewarna kimia. Hindari penggunaan zat aditif pada makanan seperti MSG (Mono Sodium Glutamat), ini sejenis penyedap makanan/mecin yang banyak terdapat pada makanan kemasan atau makanan jadi. Selain zat aditif, banyak bahan berbahaya seperti boraks dan formalin yang terkandung dalam makanan. Kita perlu lebih cerdas dan cermat dalam memilih. Biasanya bahan ini banyak terdapat pada olahan makanan seperti baso, tahu, mie, lontong dan ikan. Kita dengan mudah bisa membedakan mana makanan yang mengandung borkas atau formalin, misalnya pada tahu atau lontong. Bila teksturnya kenyal dan tidak mudah pecah, kemungkinan mengandung boraks/formalin. Pada jajanan anak, perlu diwaspadai pula karena banyak mengandung pengawet, perasa dan pewarna kimia. Sebaiknya anak tidak dibiasakan untuk jajan, apalagi jajan sembarangan tanpa tahu kandungan yang ada dalam makanan atau minuman tersebut. Bila Anda ragu-ragu, sebaiknya tidak usah dibeli. Dalam olahan kue atau bolu pun perlu waspada. Banyak pengawet dan pengembang pada bolu yang juga mengandung bahan kimia berbahaya. Kalau kita terbiasa tidak menggunakan bahan pengawet dan perasa berbahaya, lidah kita akan cukup jeli untuk merasakan dan membedakan mana makanan yang aman atau tidak.

Hindari Junk Food, produk olahan daging dan makanan ringan. Makanan yang dijual di luar biasanya banyak mengandung garam, lemak dan gula yang tinggi. Kalau kita ingin merasakan makanan junk food, kita pun bisa memasaknya sendiri dirumah. Pada produk olahan seperti sosis dan nugget, senyawa nitrat yang digunakan sebagai pengawet produk ini, dalam jumlah berlebihan berpotensi mengganggu kelancaran aliran darah. Sekarang mudah didapat resep cara membuat sosis, nugget dan sejenisnya yang bisa kita modifikasi dengan tambahan sayuran dan tanpa pengawet/penyedap. Untuk makanan ringan, seperti gorengan, kue manis dan biskuit bisa kita alihkan dengan mengkonsumsi buah-buahan. Perlahan kurangi makanan ringan sampai benar-benar mampu tidak mengkonsumsi lagi.

Biasakan memasak makanan sendiri. Meski sekarang ini banyak dijual makanan/minuman yang sangat menggiurkan dan lezat di lidah, tapi lebih baiklagi bila kita memasak dan mengolahnya sendiri. Belum tentu makanan lezat tersebut makanan sehat. Kalau kita memasak sendiri, kita akan terlibat langsung dalam proses pembelian bahan baku, pengolahan dan penyajiannya. Kalau kita mengolah masakan sendiri, pastikan bebas dari penggunaan zat penyedap seperti MSG dalam bentuk apapun. Gunakan bumbu rempah dan kaldu yang kita olah sendiri. Hal ini dapat membuat kita merasa aman dan nyaman dalam menyantap makanan sehat hasil olahan sendiri.

Olahan makanan sehat. Pengolahan makanan yang sehat sangat mempengaruhi kondisi tubuh kita. Jika kita salah dalam mengolah bahan makanan tersebut, maka bisa jadi akan menimbulkan bakteri yang menyerang tubuh. Jadi kita perlu tahu bagaimana baiknya mengolah makanan yang baik dan benar. Misalnya dalam mengolah brokoli menjadi sayur olahan, baiknya memasak brokoli tidak terlalu matang supaya kandungan nutrisi yang ada dalam sayur tersebut tidak hilang atau berkurang. Juga makanan olahan yang digoreng, yang  banyak mengandung lemak jenuh akan menjadi salah satu penyebab tingginya kolesterol. Bila dirasa perlu memasak daging atau ayam, masaklah hingga matang agar bakteri atau parasit yang ada di dalamnya mati. Jadi akan semakin baik bila semakin sedikit proses yang dilewati bahan-bahan tersebut sebelum disajikan. Yang perlu diperhatikan adalah cara memasak, suhu makanan saat disajikan dan bahan makanan yang mudah dicerna.



Menanam sayuran sendiri. Dengan menanam bahan makanan sendiri, kita merasa puas karena tahu asal sumber makanan yang kita makan. Apalagi itu berasal dari tanaman lokal dan bebas pestisida, tinggal tanam-petik-masak. Biasakan mengkonsumsi makanan lokal, hal ini akan mengurangi jejak ekologis kita dalam pengadaan sumber makanan.

Pembiasaan gaya hidup sehat dari sisi memilih makanan yang sehat, akan membuat tubuh kita sehat. Selain itu perlu didukung pula dengan olah raga teratur, tidur cukup, makan teratur dan tidak merokok. Bila kita terbiasa bergaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat, berpikir sehat insya Allah akan memperpanjang hidup kita. Kitalah yang menentukan arah hidup kita, ingin tetap sehat atau mudah sakit. Ingin makanan sehat atau sekedar makanan yang lezat tapi belum tentu sehat. Pilihannya ada dalam diri kita masing-masing.

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...